P L O N G
Plong sudah perasaan saya setelah Lebaran ini. Akhirnya dengan tegas dan mengumpulkan semua keberanian yang sudah terpendam selama hampir 1 tahun berhasil diungkapkan dengan satu kalimat sebelum masuk ke security check terakhir kembali ke Bali. Semua orang kurang setuju dengan apa yang saya lakukan, tapi itu untuk kebaikan semuanya. Saya yang hanya seorang pemendam perasaan (sebelumnya), belajar banyak setelah berani memutuskan keluar dari ibukota tercinta dan menjadi seorang perantauan di desa yang sangat disanjungi orang - orang asing. Di sinilah selama sembilan bulan saya berpikir tentang kegalauan yang selama ini menghantui seluruh otak saya. Takut untuk membuka hati untuk orang lain dan berpikir kalau semua pria itu sama. Tidak semua.
Alhamdulillah, setelah hari itu terasa hidup saya semakin bahagia. Saya tidak peduli dengan tanggapan orang tersebut, yang penting saya sudah jujur dengan diri saya dan orang itu. Teman dekat saya pun sempat mencegah saya melakukan hal itu, tapi saya sudah dewasa dan saya merasa ini adalah waktu yang tepat. Lagipula kami juga (mungkin) tidak akan ketemu lagi. Dan saya tidak akan "jatuh" lagi. Kalaupun saya akan "terjatuh", saya harus siap-siap mencari tempat baru. Hmmm..
Selama sembilan bulan ini banyak sekali hal-hal yang membuat mata & pikiran saya terbuka luas tentang kehidupan nyata dan orang-orang di sekitar.
Selamat datang hidup baru, selamat tinggal kenangan. I love being 25 :)

Komentar