Pulau Tidung

Akhirnya kesampean juga ke Pulau Seribu, Jakarta. Tujuan kali ini adalah Pulau Tidung. Bisa dibilang ini adalah liburan singkat dan dadakan, karena pada awalnya gw hanya iseng-iseng aja ke Pramuka, tapi temen gw menyarankan untuk ke Tidung. Sebelum berangkat gw googling dulu tentang keadaan disana, transportasinya, dan aktivitas disana. Umumnya sih, sama seperti kalau kita travelling ke pantai, aktifitasnya snorkling, berenang, gaya-gayaan berjemur, dan foto-foto deh.

Pulau Tidung ini terletak di Kepulauan Seribu Jakarta, beda arah sama Pulau Pramuka. Untuk short-trip kali ini gw berangkat bareng Mala dan Jeje (temen kantor gw), dan disana ikutan rombongan acaranya Shinta. Dari rumah berangkat jam 5 pagi, dan gak ada yang tau dimana sih Muara Angke itu. Alhasil kita menggunakan pribahasa orang awam "Malu bertanya sesat di jalam". Dan itu terbukti. Awalnya sempet nebak-nebak, tapi malah nyasar, akhirnya nanya sana - sini dan sampe ke Muara Angke. Karena gw udah nyari - nyari tentang Muara Angke dan keadaan kapal, ternyata pas ampe sana gak jauh dengan apa yang gw perkirakan. Masuk pelabuhan di sambut dengan "aroma khas". Temen - temen gw banyak yang shock ketika liat kapal yang akan berangkat. Buru - buru gw langsung masuk kapal yang kosong dan nyari tempat yang (agak) nyaman untuk 3.5 jam kedepan. Satu - dua jam pertama, tidur pulas (karena efek antimo), dua - tiga jam berikutnya, pantat keram banget!! Gilaaaa.. gw gak tahan banget, mana cewek yang duduk di depan gw pake acara "jackpot"!! Ini bener - bener pengalaman baru buat gw. Untuk liburan kali ini hanya menghabiskan Rp. 295.000 sudah semuanya (Kapal PP, penginapan, makan, bakar ayam & ikan, sewa alat snorkling, sewa kapal, minum es kelapa muda dan sewa sepeda).

Akhirnya sampai juga di tempat tujuan,disana nginep di Rumah Pak Muridun. Rumahnya seperti rumah2 pada umumnya, kamarnya ada 3 (2 kamar toilet dalem). Sesampainya disana, beberes, ganti baju dan snorkling. Yeiyy inilah yang gw tunggu - tunggu. Awalnya menurut schedule snorkling ke 3 pulau, tapi karena molor,akhirnya cuma ke Pulau Payung aja deh. Hiks.. Pas mau snorkling kebetulan cuaca lagi gak bersahabat, ditengah laut anginnya kenceng banget, sempet takut juga. Terumbu karang yang ada di Pulau Payung lumayanlah, walaupun gak sebagus yang di Gili atau Bali. Tapi siapa yang sangka di perairan Jakarta masih ada terumbu karang yang bagus coba?! Ikan disana gak doyan roti kaya ikan di Gili atau Bali, soalnya waktu gw kasih roti gak ada yang samperin. Dasar ikan Jakarta!

Sebelum Snorkling

Selesai snorkling acara selanjutnya adalah acara bebas. Karena kecapekan abis snorkling, gw, Mala, Anita & Jeje keluar nyari bakso. Disana banyak yang jualan bakso, tapi gak se-enak yg di Kota Jakarta. Berhubung laper, hajar sajalah. Setelah makan, karena kita semua teler, alhasil tepar dan melewatkan acara bakar-bakaran di pantai.

Pagi harinya, gw pisah dengan rombongan. Kalau mereka ke jembatan liat sunset dulu lalu ke barat, nah kalau gw, Mala, Anita & Jeje sebaliknya. Disebelah barat pulau, pantainya besih banget dan ga ada penduduknya. Sayangnya, di pulau ini garis pantainya pendek, jadi ga bisa leyeh2 duduk di pinggir pantai. Mungkin karena pasir - pasirnya diambil warga untuk bangun rumah. Padahal pasirnya putih.

Pantai di Barat Pulau

Habis dari barat, terusnya gw dan kawan2 ke timur,dimana ada icon Pulau Tidung, yaitu jembatan. Bayar parkir Rp. 1.000 dan langsung photo session. Untungnya gw ga ikut rombongan, jadinya jembatan agak sepi berasa private beach dan kita bebas foto-foto tanpa ada orang di belakang kita. Setelah capek foto-foto, kita balik ke rumah untuk beberes, mandi dan packing. Jam setengah 3 kapal berangkat dari Tidung menuju Kota Jakarta.

Foto di Private Bridge

Saya dan Mala

Airnya masih jernih kan? Beda kaya di Ancol
  
Anak - Anak Pulau Tidung ternyata Jakmania
  
Kapal Pulang

 
Suasana di kapal

Sunset di Teluk Jakarta

Kapal pulang ini jauh lebih bagus dan nyaman daripada waktu berangkat. Di kapal kita semua tepar dan tidur sampe pantat keram. Jam 6 sore, sampailah di Muara Angke dengan "bau khas" nya. Ahh liburan singkat ini bener2 singkat banget.

Komentar

Postingan Populer